Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa pemilik 10 butir ekstasi, Yulianda alias Monica dihukum 4 tahun 6 bulan penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (4/12).

Hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa 6 tahun 6 bulan penjara.

Dalam amar putusannya Hakim Ketua, Romauli Purba menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah memiliki dan menguasi narkotika golongan I. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009tentang narkotika.

“Terdakwa juga didenda Rp 800 juta subsider 2 bulan kurungan penjara,” kata hakim.

Atas vonis hakim, terdakwa dan JPU menyatakan menerima putusan yang telah dijatuhkan majelis hakim.

Sebelumnya diketahui, Yulianda tertangkap dalam operasi sepekan yang dilakukan Satnarkoba Polres Tanjungpinang di parkiran Bank BCA Tanjungpinang pada Juli 2019 lalu. Saat penggeledahan, petugas menemukan 10 butir ekstasi dan ponsel dari tangan terdakwa. Saat pemeriksaan polisi, terdakwa mengaku membeli ekstasi untuk dikonsumsi sendiri. (odi)