Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa pemilik sabu M Rohim alias Amat, pasrah dihukum 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (10/12). Hukuman yang dijatuhkan hakim, lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut hukuman 5 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, Hakim Ketua, Eduart Sihaloho menyatakan terdakwa secara sah dan menyakinkan terbukti bersalah memiliki narkotika jenis sabu seberat 0,68 gram. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 112 ayat 1 Undang undang Nomor 35 Tahun 2009  Tentang Narkotika.

“Terdakwa juga didenda Rp 800 juta subsider 2 bulan penjara,” kata hakim.

Atas hukuman tersebut, JPU dan terdakwa yang juga sebagai pemulung ini, menerima putusan yang telah dijatuhkan majelis hakim.

Sebelumnya diketahui, terdakwa ditangkap Satnarkoba Polres Tanjungpinang di Jalan Ganet Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. Saat penangkapan, terdakwa sempat berusaha menghilangkan barang bukti, namun polisi berhasil menemukan dompet terdakwa yang berisi satu paket sabu. Saat penggeledahan di rumah terdakwa di Jalan Bukit Semprong Tanjungpinang, petugas juga menemukan sabu dan alat hisap milik terdakwa. (odi)