Pemandangan rumah pelangi di kawasan Jalan Lingkar Gurindam 12, Senin (6/1). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Kawasan rumah pelangi yang berada di kawasan jalan lingkar proyek Gurindam 12 tepatnya dekat Teluk Keriting masih menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu sore hari menjelang magrib mingga malam.

Untuk sampai ke kawasan pelantarnya pengunjung bisa berlajan kaki atau menggunakan sepeda motor masuk mengikuti jalan di depan gedung Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang Barat.

Di kawasan tersebut juga akan terlihat pemandangan dari dekat pemasangan tiang-tiang jalan lingkar proyek Gurindam 12 yang sedang dikerjakan oleh pihak terkait.

Salah seorang warga, Erni, 48, menuturkan program rumah pelangi itu sudah dimulai sejak Gubernur Kepri tahun 2015 zaman kepemimpinan Muhammad Sani, yang menggagas kawasan itu agar terlihat menarik.

Pemandangan rumah pelangi di kawasan Jalan Lingkar Gurindam 12, Senin (6/1). F.Peri Irawan / Batam Pos

“Sudah lama ini sejak zaman kepemimpinam Pak Sani,” katanya pada Batam Pos, Senin (6/1).

Saat ini, Ia mengatakan masih terus dilakukan pengecatan tahap II, mulai dari dinding rumah hingga atap rumah dengan warna yang berbanding kontras dengan rumah sebelahnya.

Selain itu untuk pilihan warna cat rumah juga sesuai keinginan masyarakat yang punya rumah, kemudian nantinya ada petugas yang nelakukan pengecatan dan pembelian cat serta upah pengecatan juga bukan dari pemilik rumah melainkan dari pihak Pemprov.

“Gunanya untuk memperindah pemandangan dijalan lingkar ini,”sebutnya.

Pemandangan rumah pelangi di kawasan Jalan Lingkar Gurindam 12, Senin (6/1). F.Peri Irawan / Batam Pos

Selain warna rumah yang berwarna-warni, jalan plantar yang terdapat dilokasi itu menggunakan nama-nama ikan, seperti Plantar Asam, Plantar Ketam, Palantar Selangat.

“Nama-nama ikan semua,”katanya. Selain itu, Herman, warga Plantar Ketam mengaku setiap sorenya selalu ada masyarakat yang datang untuk melihat keindahan rumah pelangi melalui pelantar-pelantar yang dibangun menyambungkan antara rumah warga dikawasan itu.

“Sore hari, jika cuaca bagus banyak yang datang dan foto-foto ke sini,” tambahnya.

Pemandangan rumah pelangi di kawasan Jalan Lingkar Gurindam 12, Senin (6/1). F.Peri Irawan / Batam Pos

Selain itu pantauan Batam Pos, di kawasan itu juga tersedia tempat parkiran sepeda motor yang disediakan agar tidak menghalangi pengendara lain saat melintas di jalan pelantar dengan lebar kurang dari 2 meter.

Hal menarik lainnya, juga terdapat warung yang menjual makanan dan minuman yang dihiasi dengan lampu-lampu sekaligus menjadi daya tarik untuk pengunjung yang ingin mengabadikan dengan cara berfoto. (cr2)