Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, Ahelya Abustam. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang kembali memeriksa empat saksi terkait dugaan kasus korupsi pajak (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Kepala Kejari Tanjungpinang, Ahelya Abustam menjelaskan, pemeriksaan saksi ini, sebagai lanjutan proses penyidikan. Pemeriksaan dilakukan guna mengungkap pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Pemeriksaan dijadwalkan hari Kamis mendatang. Saksi dari BTN, BPN dan pihak terkait lainnya,” jelas Ahelya saat ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (7/1).

Sebelumnya penyidik telah memeriksa tiga saksi yakni Kepala BP2RD Tanjungpinang Riany, Kabid Penetapan Pajak BP2RD Tina Darma Surya, dan mantan Kabid Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) BP2RD Tanjungpinang periode 2013-2015 Rianto.

“Sebelumnya saksi-saksi ini sudah diperiksa oleh penyidik intel. Saat ini diperiksa penyidik pidana khusus,” kata Ahelya.

Sebelumya diketahui, proses penyelidikan dugaan korupsi pajak senilai Rp 1,2 miliar di BP2RD Tanjungpinang tahun 2018-2019 menemui titik terang. Dari hasil gelar perkara dan pemeriksaan pihak pihak terkait, Kejari Tanjungpinang menemukan adanya kerugian negara dan meningkatkan status penyelidikan umum menjadi penyidikan pidsus. (odi)