Peserta mendengarkan materi sosialisasi yang disampaikan pihak BPJS Kesehatan Pusat, Kamis (9/1). F.BPJS Kesehatan untuk Batam Pos

PRO PINANG – Sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada peserta jaminan kesehatan nasional kartu indonesia sehat (JKN-KIS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tanjungpinang bentuk sistem antrean secara online untuk pelayanan Puskesmas dan Rumah Sakit.

Tujuan pihak BPJS mendorong sistem antrean tersebut karena saat ini yang menjadi salah satu keluhan masyarakat adalah lamanya antre saat akan berobat atau mendapat pelayanan.

“Jika sudah menggunakan sistem itu, masyarakat bisa datang beberapa saat menjelang pelayanan sesuai dengan waktu dan nomor pendaftarannya,” Kata Kepala Cabang BPJS Tanjungpinang, Agung Utama, Kamis (9/1) saat diwawancara Batam Pos.

Dijelaskan Agung, jika sistem yang dibangun bersama Dinas Kesehatan Tanjungpinang itu selesai, maka cukup menggunakan aplikasi Mobile JKN, peserta bisa melihat saat itu sudah sampai antrean berapa yang saat itu dilayani.

“Sehingga waktu tunggu jadi lebih pendek,” ucapnya.

Sistem antrean online itu, Agung menjelaskan juga terhubung dengan rumah sakit, saat peserta sudah mendaftar dan mendapat nomor antrean dan jika dirasa perlu mendapat tindakan dari rumah sakit, maka secara otomatis akan terkirim rujukan tersebut pada rumah sakit.

“Bahkan langsung mendapat nomor antrean,” tambahnya.

Pihaknya menargetkan pertengahan tahun 2020 sistem antrean baru itu akan diluncurkan, namun untuk kerjasama dengan pihak puskesmas secepatnya dibentuk, jika pihak puskesmas menyetujui konektifitas antara sistem antrean BPJK Kesehatan dengan sistem antrean Dinkes Tanjungpinang maka akan langsung dikerjakan.

“Saat itu juga kami akan bangun sistem antrean sehingga terkoneksi,” tuturnya.

Saat ini sudah dilakukan sosialisasi kepada pihak puskesmas, Asosiasi Klinil (Asklin) Kota Tanjungpinang dan Bintan.

Sistem baru itu, Agung menambahkan juga salah satu upaya mengimbangi kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang saat ini sudah berlaku.

“Kami lakukan upaya-upaya peningkatan pelayanan, semoga bisa terlaksana dalam waktu dekat,” harapnya. (cr2)