Wakil Ketua I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari. F.Humas DPRD Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Wakil Ketua I DPRD Kepri, Dewi Kumalasari mengatakan dalam upaya mengawal janji Presiden Jokowi untuk mewujudkan pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin) pada 2021 mendatang, DPRD Kepri melakukan diskusi langsung dengan Direktorat Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, Jumat (10/1). Menurut Dewi, Jembatan Babin adalah penantian panjang bagi masyarakat Provinsi Kepri.

“Apabila pada 2021 Jembatan Babin terwujud pembangunannya, artinya penantian kita sejak 2005 terjawab diera Pemerintah Pak Jokowi sebagai Presiden RI. Maka kami perlu berdiskusi dengan Kementerian terkait, untuk mengetahui sejauh mana progres janji Presiden tersebut,” ujar Dewi Kumalasari, kemarin.

Dewi Kumalasari yang memimpin audensi tersebut menjelaskan, banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan dibangunnya Jembatan Batam-Bintan khususnya potensi wisata yang berada di Kabupaten Bintan. Ia juga mengatakan saat ini Batam yang memang sangat strategis serta memiliki tingkat kunjungan wisman yang cukup besar diharapkan bisa menyebar hingga ke Bintan setelah adanya Jembatan Batam-Bintan.

“Kita ketahui saat kunjungan kerja ke Natuna kemarin, Pak Presiden kembali menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Babin akan dimulai pada 2021 mendatang. Kita berharap, janji benar-benar terwujud, karena ini mimpi besar Provinsi Kepri,” tegas Dewi.

Legislator Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah turut menjelaskan bahwa rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan sendiri telah bergulir sejak 2005. Selain manfaat di bindang pariwisata, nantinya jembatan Batam-Bintan ini juga akan sangat bermanfaat untuk mobilitas barang-barang seperi hasil perkebunan, gas dan mineral serta produk-produk industri baik dari Batam ke Bintan ataupun sebaliknya. Karena dampak pembangunan infrastruktur strategis tersebut juga akan dirasakan di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

“Batam memiliki industri yang sangat banyak begitupun Bintan, saya yakin dengan dibangunnya jembatan Batam-Bintan ini nantinya investor akan semakin tertarik untuk menanamkan modalnya di wilayah ini,” jelas Irwansyah. (cca)