Gedung PN Tanjungpinang di jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. F.Yusnadi / Batam Pos

PRO PINANG – Terdakwa kasus perkosaan, Saudi, 44, dihukum lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (15/1). Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa enam tahun penjara.

Dalam amar putusannya, Hakim Ketua, Romauli Purba menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan pemerkosaan. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 285 KUHP Tentang Tindak Pidana Pemerkosaan.

“Menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada terdakwa,” kata hakim.

Atas putusan majelis hakim, terdakwa dan JPU, menyatakan menerima putusan yang telah dibacakan tersebut.

Sebelumnya diketahui, terdakwa dilaporkan telah melakukan pemerkosaan terhadap mantan istrinya pada Agustus 2019 lalu. Awalnya, korban bersama rekannya duduk di Taman Pamedan Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang. Tiba-tiba terdakwa datang menghampiri korban. Terdakwa menarik jilbab dan baju korban hingga robek. Terdakwa kemudian menarik tangan korban dan memaksa korban agar ikut dengannya.

Terdakwa kemudian membawa korban ke kontrakannya di Pelantar III. Menggunakan sebilah pisau, pelaku mengancam membunuh korban jika tidak menuruti perkataannya. Terdakwa kemudian melakukan pemerkosaan terhadap mantan istri sebanyak tiga kali.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, terdakwa kemudian mengusir korban dari kontrakannya. Tidak terima dengan perlakuan tersebut, korban melaporkan mantan suaminya tersebut ke pihak berwajib. (odi)