Bupati Kabupaten Lingga, Alias Wello. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Bupati Lingga, Alias Wello berjanji akan mensinergikan wilayah tangkap ikan daerah Lingga dengan Kabupaten Bintan. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Itu janji saya kalau terpilih nanti,” ungkap AWe sapaan Alias Wello yang menyatakan siap maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bintan 2020.

Dikatakan AWe, impian itu sempat dituangkan dalam janji politik saat Pilkada Bintan tahun 2005 lalu. Karena tidak terpilih, akhirnya tidak terwujud.

Namun di periode kepemimpinannya di Kabupaten Lingga, akhirnya program itu terwujud. Namun bukan dengan Bintan, melainkan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Dari hasil sinergitas kedua daerah itu menghasilkan tangkapan ikan yang melimpah. Selain itu juga telah mendirikan industri pengolahan tepung ikan dan pakan ikan terbesar di Kepri.

Pabrik yang menyerap ratusan tenaga kerja lokal ini akan diresmikan 17 Februari mendatang, bertepatan empat tahun kepemimpinan dirinya dengan M.Nizar (AWe-Nizar).

“InsyaAlloh, 17 Februari nanti launching,” kata AWe di Tanjungpinang, Kamis (16/1).

Dari sinergitas tersebut kata AWe, yang paling penting adalah multiplayer efeknya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Inilah yang namanya mata rantai ekonomi. Ikan ditangkap di laut, kemudian diolah di pabrik dan hasil produksinya dikirim ke daerah lain bahkan di ekspor ke luar negeri,” ungkapnya.

Diakui AWe, Bintan memiliki sumber pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang cukup besar. Sehingga ia akan melirik sumber daya alam (SDA) lainnya yaitu perikanan.

“Pariwisata tetap akan kita optimalkan. Tentunya kita harus melirik sumber-sumber pendapatan lain, ya seperti perikanan ini,” bebernya.

Dalam membangun daerah kata AWe, tidak bisa sendiri-sendiri. Harus ada sinergitas dengan pemerintahan lain seperti Pemko Tanjungpinang dan Provinsi Kepri.

Kabupaten Bintan sambungnya, memiliki banyak pulau. Ia berjanji akan menata pulau-pulau tersebut sehingga tidak ada lagi pulau yang tertinggal dari pulau lainnya.

“Makanya saya selalu konsen. Karena kemiskinan, ketertinggalan, dan tingkat pendidikan yang rendah itu ada di wilayah-wilayah pesisir dan pulau-pulau yang sulit dijangkau.

Ke depan akan saya tata dengan membangun sinergitas dengan pemerintahan lainnya,” janjinya.

Terkait pencalonannya di Pilkada Bintan nanti, AWe mengaku sudah bertemu langsung dengan Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai NasDem, Prananda Surya Paloh di Jakarta, Selasa (14/1).

“Alhamdulillah sudah bertemu dan mendapat restu,” ujar Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepri ini (cca/cr2)