Kajari Tanjungpinang, Ahelya Abustam didampingi Kasi Intel, Rizky Rahmatullah saat memberikan keterangan pers. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri, terkait kasus korupsi pajak (BPHTB) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang.

Kepala Kejari Tanjungpinang, Ahelya Abustam melalui Kasi Intel Rizky Rahmatullah menjelaskan, setelah menerima hasil audit BPKP Kepri terkait kerugian negara, pihaknya akan menetapkan tersangka dalam kasus korupsi pajak tersebut.

“Semoga dalam waktu dekat, akan diketahui hasilnya,” ungkap Rizky, Rabu (22/1).

Dalam kasus ini, lanjut Rizky, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Bank Tabungan Negara (BTN), Notaris, Kepala Inspektorat Tanjungpinang Tengku Dahlan, Kabid Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanjungpinang Yudi Ramdani, Kepala BP2RD Tanjungpinang Riany, Kabid Penetapan Pajak BP2RD Tina Darma Surya, dan mantan Kabid Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan BPHTB BP2RD Tanjungpinang periode 2013 2015 Rianto serta sejumlah staf BP2RD Tanjungpinang.

“Hari ini pemeriksaan satu saksi dari pihak swasta,” tutupnya. (odi)