Terdakwa Indra usai jalani sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. F.Istimewa

PRO PINANG – Terdakwa kurir 54 kilogram Sabu yakni Indra alias In, dihukum penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Rabu (22/1). Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa hukuman mati.

Dalam amar putusannya, hakim ketua Edwart Sihaloho menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah. Terdakwa terbukti sebagai pemilik, kurir dan pengedar sabu. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 114 ayat 2 Undang undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Atas perbuatannya, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara seumur hidup,” kata hakim.

Menanggapi vonis yang telah dijatuhkan, terdakwa melalui penasihat hukumnya dan JPU menyatakan pikir pikir atas vonis hakim.

Sebelumnya diketahui, terdakwa Indra ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di kediamannya Desa Dendun Kecamatan Mantang, Bintan pada 1 Juni 2019 lalu. Saat penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti sabu seberat 54 kilogram yang disembunyikan terdakwa di Pulau Alang Bakau, Kecamatan Mantang, Bintan.

Terdakwa mengaku, membawa sabu dari Malaysia atas perintah Jum yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Terdakwa yang diupah Rp 20 juta ini mengaku, membawa sabu yang dibungkus kemasan teh cina menggunakan kapal dari Malaysia menuju pulau Alang Bakau. (odi)