Plt Gubernur Kepri, H Isdianto menerima Audensi rombongan ketua KPU Provinsi Kepri beserta anggota di Gedung Daerah, Kamis (23/01). F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Plt Gubernur Kepri, H Isdianto mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menjamin tahapan pelaksanaan Pilkada untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri akan berjalan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.

“Kami menjamin itu, bentuk jaminan tersebut dalam bentuk percepatan pencairan anggaran yang telah diajukan oleh KPU  sehingga tahapan pilkada tidak terganggu. Yang penting pesan saya, laksanakan Pilkada ini sebaik-baiknya,” kata Isdianto saat menerima Audensi rombongan ketua KPU Provinsi Kepri beserta anggota di Gedung Daerah, Kamis (23/01).

Isdianto berharap, apapun permasalahn KPU terutama menyangkut kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan tahapan dalam pilkada agar selalu dikomunikasikan  dengan Pemerintah Daerah. Jangan sampai terkesan KPU tidak bisa menyelengarakan Pilkada karena ketiadaan anggaran.

“Provinsi komitmen untuk membantu penganggaran Pilkada sesuai dengan pengajuan oleh KPU. Namun jika ada keterlambatan pencairan diawal bulan ini maka harap dimaklumi karena pencairan anggaran butuh waktu dalam pengadministrasiannya,” jelas Isdianto.

Sementara itu Ketua KPU  Provinsi Kepri Sriwati dalam laporannya menyebutkan bahwa pada bulan Januari ini telah dilakukan beberapa tahapan untuk pelaksaaan Pilkada pada 2020 diantaranya telah dibentuknya beberapa tim adhoc penyelenggara pemilu serta sedang berlangsung tahapan rekruitment petugas PPK dan KPPS.

“Semua tahapan ini tentunya membutuhkan dana untuk pelaksanaanya. Jadi kami sangat berterimakasih karena pak Plt.Gubernur telah menjamin itu sehingga apa yang direncanakan bisa berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Sriwati pada kesempatan ini juga melaporkan bahwa dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur 2020 nanti, untuk penghitungan hasil pemilu, KPU merencanakan menggunakan sistem IT, sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih cepat serta transparan. Namun yang menjadi kendala adalah beberapa daerah di Kepri masih terdapat blackspot sehingga menyulitkan dalam pengaplikasian sistem IT tersebut sehingga dirinya meminta bantuan pemerintah agar bisa memfasilitasi.

Mendengar pengaplikasian IT pada pilkada nanti, Isidanto menyambutnya dengan positif dan berharap ini bisa diterapkan sehingga pilkada yang dilaksanakan  menjadi lebih berkualitas. Untuk penanganan blackspot area dirinya akan menginstruksikan kepada dinas terkait agar berkoordinasi dengan KPU.

“Coba nanti bertemu langsung dengan kepala Dinas Kominfo untuk penanganan masalah blackspot ini,” saran Isdianto. (cca)