Belasan warga keluar dari PT Bintan Seroja bersama Lurah Kampung Bulang, usai mediasi, Sabtu (8/2). F.Peri Irawan / Batam Pos.

PRO PINANG – Belasan warga perumahan RT 03 RW 09, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur datangi PT Bintan Seroja karena aktivitas pembersihan tongkang yang menyebabkan karat besi berterbangan sehingga mencemari udara.

Belasan warga yang datang ke perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal itu kemudian mediasi bersama pihak PT tersebut.

Salah seorang warga yang terkena dampak debu karat dari pembersihan tongkang, Amsani mengatakan sejumlah warga yang datang ke lokasi itu untuk membicarakan polusi udara dengan pihak perusahaan dan mencarikan solusinya.

“Sudah beberapa hari debu karat mencemari udara di sini, karena debunya hitam, “kata Amsani, Sabtu (8/2).

Sementara itu lurah Kampung Bulang, Rony Syahputra mengatakan kedatangan masyarakat ke lokasi itu terkait keluhan dari polusi udara akibat kegiatan operasi PT Bintan Seroja yang menimbulkan debu.

Belasan warga keluar dari PT Bintan Seroja bersama Lurah Kampung Bulang, usai mediasi, Sabtu (8/2). F.Peri Irawan / Batam Pos.

“Ada beberapa orang warga jadi perwakilan untul mencari solusi bersama pemilik perusahan, “ujar Rony saat ditemui usai mediasi.

Dijelaskan Rony, terlebih saat ini masih musim angin utara, sehinga debu dari operasi perusahaan itu berdampak pada masyarakat, namun hal itu baru terjadi saat itu saja.

Ia mengataka hasil mediasi yaitu warga meminta kepada perusahaan untuk menambah safety atau sistem keamanan pekerjaan Sand Blasting atau pembersihan permukaan dinding tongkang agar debu tidak berterbangan kerumah warga.

“Perusahan akan menghentikan sementara pekerjaan pembersihan tongkang sampai ada safety yang terbaik, namun pekerjaan lain akan tetap berjalan, “ucapanya.

Kata Rony, jika kesepakatan itu dilanggar, perusahaan akan bertanggungjawab, nanti jika pihak perusahaan akan perusahan sand  blasting, maka dilakuian koordinasi dengan RT dan RW. (cr2)