Pengenalan alat pertolongan di air kepada para siswa-siswi oleh Rescue Kantor Basarnas Kelas A Tanjungpinang, Kamis (20/2). F.Humas Basarnas Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Sebanyak 50 siswa-siswi dari Taman Kanak-kanak (TK) Pelita Nusantara Tanjungpinang mengikuti serangkaian kegiatan pengenalan tentang Search And Rescue (SAR) atau Pencarian Pertolongan dan Penyelamatan di Kantor Pencarian dan Pertongan (Basarnas) Kelas A Tanjungpinang.

Kepala Kantor Basarnas Tanjungpinang, Mu’Min Maulana mengatakan budaya keselamatan harus dibangun sejak dini dengan harapan di lingkungannya bisa menjadi pelopor untuk meningkatkan budaya keselamatan.

“Saat ini juga pos pencarian dan pertongan Tanjung Balai Karimun juga melaksanakan SAR Goes to School, “kata Mu’min, Kamis (20/2).

Kata Mu’min, pemahaman tentang SAR kepada puluhan anak-anak itu didampingi oleh enam orang Rescue kantor Basarnas Kelas A Tanjungpinang.

“Demi terwujudnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kecelakaan, musibah dan kondisi membahayakan jiwa manusia, “katanya.

Mu’min menilai, antusiasme para siswa-siswi untuk mengikuti kegiatan itu cukup tinggi, hal itu terlihat dari kecerian anak-anak saat sampai di halaman kantor Basarnas Kelas A Tanjungpinang.

“Mereka diajak menyaksikan film anak tentang tsunami setelah itu dijelaskan bagaimana membaca tanda-tanda tsunami, cara menghadapinya, sampai dengan kondisi pasca tsunami terjadi, “tuturnya.

Tak hanya itu, lanjut Mu’min, anak-anak juga diajak mengenal bagaimana caranya menghadapi situasi yang terjadi saat gempa melalui nyanyian.

“Dengan lantang mereka menyanyi dan mengikuti gerakan-gerakan yang ditunjukan oleh para pendamping, “sebutnya. (cr2)