Deputi KB-KR BKKBN Dwi Listyawardani, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Medi, dan Kepala RSUP saat mengunjungi peserta MOP, Rabu (26/2). F.Cipi / Batam Pos

PRO PINANG – Berencana itu keren menjadi tag line baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Semboyan baru ini disosialisasikan di Kepri pada Rabu (26/2) di Tanjungpinang.

Semboyan ini dibikin untuk mengikut perkembangan zaman. Yang mana saat ini 35 persen penduduk Indonesia ialah anak muda.

Generasi Milenial. Remaja diharapkan dapat merencanakan hidupnya sedari dini. Remaja harus menjadi subyek pembangunan bangsa. Pun dengan keluarga sebagai komponen terkecil dalam berbangsa dan bernegara mampu merencanakan hidupnya demi mewujudkan keluarga yang berkualitas.

“Keluarga berkualitas harus menjadi cita-cita bersama,” ujar Deputi KB-KR BKKBN, Dwi Listyawardani saat mengenalkan tag line baru BKKBN.

“Kita juga harus menyiapkan remaja untuk masa depan mereka,” imbuh Dani sapaan akrabnya.

Sosialisasi ini ia kemukaan bersempena Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Keluarga. Kependudukan dan Keluarga Berencana (BanggaKencana) yang dilaksanakan di Hotel CK, Tanjungpinang. Rakerda ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Arif Fadillah.

Sekda mengajak semua stakeholder untuk mendukung program KB. “Outcome program ini untuk kita semua,” ucapnya sebelum membuka Rakerda.

Dani pada kesempatan itu pun meminta agar daerah merekrut tenaga Penyuluh Lapangan KB non PNS. Artinya tenaga honor yang dibiayai APBD. BKKBN sendiri sudah memiliki PLKB, termasuk di Kepri yang berstatus PNS. Idealnya 1 PLKB menyuluh di 2 desa.

Sekda Provinsi Kepri pun menyambut baik ide itu. “Pemda komit,” ujarnya.

Di luar acara Sekda mengatakan PLKB non PNS akan diadakan menyesuaikan anggaran yang ada. “InsyaAllah, jika ada anggaran,” sahutnya singkat.

Sehari sebelumnya Dani mengunjungi ibu-ibu peserta metode operasi wanita (MOW) alias kontrasepsi jangka panjang di RSUP Kepri, Raja Ahmad Tabib. Dani menyatakan kegembiraannya dan terimakasih kepada para ibu yang yang memilih kontrasepsi MOW.

Selanjutnya Dani menyapa para remaja di Kampung KB Gadis Kelurahan Dompak, Kota Tanjungpinang. Di sini ia ditemani Walikota Tanjungpinang Syahrul. Para remaja mendapatkan motivasi bagaimana merencanakan masa depan mereka. Mereka pun antusias. Mereka tidak beranjak dari tempat duduk hingga acara selesai digelar. (cca)