Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center jalan Adi Sucipto km 11 Tanjungpinang. F.Dokumentasi untuk Batam Pos

PRO PINANG – Pasca merebaknya virus Corona di sejumlah negara, hingga kini tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun lokal, khususnya ke Tanjungpinang dan Bintan terus menurun. Terlihat dari tingkat hunian hotel dan resort yang turun drastis hingga 70 persen.

General Manager (GM) Aston Hotel Tanjungpinang, Susiadi menyebut anjloknya tingkat hunian ini karena dampak dari virus mematikan itu.

Peran serta pemerintah dalam menangani kondisi seperti ini sangat diharapkan. Untuk meyakinkan bahwa Tanjungpinang dan Bintan aman untuk dikunjungi. Sehingga tamu lokal mau datang dan menginap di hotel.

“Sudah lampu merah (turun drastis, red). Harus ada peran pemerintah dalam menstabilkan keadaan,” ujarnya, Kamis (27/2).

Lesunya aktivitas pariwisata juga terlihat di wisata Trikora Bintan. Beberapa hotel dan resort di sana, nasibnya tak jauh berbeda dengan Tanjungpinang. Madu Tiga Beach and Resort misalnya. Dari 20 kamar yang tersedia, hanya satu kamar saja yang terisi. Dan untuk akhir pekan hanya dua kamar yang baru dipesan.

“Kalau situasi normal, biasanya dari Jumat sudah full,” kata GM Madu Tiga Beach and Resort, Hadi Prayudi.

Lobby Aston Tanjungpinang

Hadi khawatir, jika keadaan terus berlanjut seperti ini, dipastikan akan ada pengurangan karyawan yang berdampak pada bertambahnya jumlah pengangguran.

“Kalau terus berlanjut (sepi, red), tak sanggup menanggung biaya operasional. Akhirnya akan terjadi pengurangan karyawan, “ungkapnya.

Hadi berharap, peran pemerintah untuk menggandeng pelaku bisnis pariwisata dalam menanggulangi kondisi seperti ini misalnya dengan membuat iven-iven di beberapa hotel yang ada di Bintan dan Tanjungpinang.

“Tamu lokal dan kegiatan pemerintah sangat diharapkan dalam situasi seperti ini,” harapnya.

Selain itu berbagai program diskon menarik juga ditawarkan hampir semua hotel baik di Tanjungpinang dan Bintan. (cca)