Tampak wisatawan lokal berlibur di tempat wisata Ekang Enculai Bintan, belum lama ini. F.Cipi Ckandina / Batam Pos

PRO PINANG – Pelaku usaha pariwisata di Bintan dan Tanjungpinang mulai menjerit. Tidak hanya hotel dan restoran,  dampak dari penyebaran virus corona ini juga berimbas pada penyedia tempat-tempat wisata umum yang dikelola masyarakat.

Destinasi wisata untuk kalangan masyarakat umum itu diantaranya Danau Biru, Padang Pasir, Pantai Trikora, Poyotomo,  Ekang Anculai, dan tempat-tempat lainnya yang sangat terjangkau di kantong masyarakat.

Association of The Indonesian Tours and Travel (Asita) Tanjungpinang Bintan mencatat, tingkat kunjungan wisatawan ke Bintan dan Tanjungpinang penurunannya sangat drastis.

Resort, hotel dan restoran yang ada di Bintan dan Tanjungpinang seolah mati suri pasca merebaknya virus corona atau covid-19. Tingkat hunian turun hingga 70 persen.

“Turun drastis. Bisa sampai 70 persen. Sangat berdampak sekali, “kata Ketua Asita Tanjungpinang Bintan, Sapril Sembiring,  Minggu (8/3).

Tampak wisatawan lokal berlibur di tempat wisata Ekang Enculai Bintan, belum lama ini. F.Cipi Ckandina / Batam Pos

Meski begitu, tempat-tempat wisata umum lainnya masih menjadi daya tarik khususnya bagi wisatawan lokal.

Lina, warga Batam yang berlibur ke Bintan mengaku senang dan tidak khawatir sedikit pun terkait virus corona.

“Yang penting menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Di sini tempatnya bersih, alamnya masih asri. Udaranya segar. Jadi tak ada yang perlu ditakuti, “ujarnya di tempat wisata Ekang Anculai Bintan.

Hal senada diungkapkan Tri, warga Tanjungpinang. Ia datang ke tempat wisata di Bintan mendampingi rekannya yang datang dari Karimun untuk berlibur.

“Memang kurang begitu ramai. Biasanya hari libur begini, penuh, “ungkapnya. (cca)