Terlihat kursi diberi tanda silang berwarna merah dan tali, untuk memberi jarak antara penumpang di ruang tunggu keberangkatan Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Jumat (20/3). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) melalui social distancing atau menjaga jarak antara satu dengan yang lain, mulai diterapkan di kursi ruang tunggu Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

Kuris ruang tunggu diberi tanda silang menggunakan selotip atau perekat berwarna merah, kemudian dipasang tali agar calon penumpang tidak bisa duduk di kursi yang diberi tanda tersebut.

Koordinator Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Raja Azmi mengatakan pemasangan tanda itu atas arahan pusat, agar ada jarak oleh calon penumpang yang duduk di ruang tunggu.

“Ini baru dipasang semalam (19/3) untuk menerapkan social distancing, “kata Raja ke Batam Pos, Jumat (20/3).

Raja menilai, pemberian jarak di kursi itu tidak menjadi masalah bagi penumpang, sebab saat ini penumpang di Pelabuhan SBP tidak terlalu ramai dan kursi yang tersedia juga cukup untuk masyarakat yang menunggu keberangkatan.

“Semoga masyarakat tidak mempermasalahkan dan dapat dipahami bahwa tujuannya adalah untuk memberi jarak, “ujarnya.

Terlihat kursi diberi tanda silang berwarna merah dan tali, untuk memberi jarak antara penumpang di ruang tunggu keberangkatan Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Jumat (20/3). F.Peri Irawan / Batam Pos

Meksi demikian saat ini yang diberi tanda hanya pada kursi yang berada dalam ruang tunggu, sementara untuk kursi tunggu yang berada di luar ruangan belum dipasang tanda.

“Nantinya tetap akan dipasang, tahap pertama memang di kursi dalam saja, “ucapnya.

Ia mengatakan agar peraturan itu bisa dipahami, pihaknya juga memasang spanduk pemberitahuan di ruang tunggu, agar bisa memberi jarak antara satu calon penumpang dan yang lain.

“Di kursi sengaja ditambah tali agar masyarakat tidak bisa duduk sebab jika tanda silang merah saja masyarkat tidak mengerti, “tambahnya.

Sementara itu, salah satu calon penumpang tujuan Tanjung Batu, Agustina menilai langkah yang ditetapkan pihak pelabuhan sudah cukup baik dalam mengajak masyarakat untuk berjarak agar terhindar dari penyebaran virus corona.

“Ini langkah untuk mencegah. Sudah cukup baik. Lebih baik mencegah dari pada sudah terjadi, “kata Agustina. (cr2)