Pelaku penipuan berkedok arisan online ditahan di Mapolres Tanjungpinang. F.Dokumen Satreskrim Polres Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Satreskrim Polres Tanjungpinang membekuk pelaku penipuan di kawasan Batam Centre, Batam, Rabu (25/3). Perempuan inisial AN berusia 31 tahun ini, dilaporkan telah melakukan penipuan berkedok arisan daring (online).

Kasat Reskrim AKP Rio Reza Parindra menjelaskan, sebelum ditangkap polisi, pelaku sempat bepergian ke Jawa Timur dan Bali selama kurang lebih satu bulan.

“Alasannya pergi untuk menagih uang arisan kepada rekan-rekannya, “jelas Rio kepada Batam Pos, Jumat (27/3).

Penipuan bermodus arisan online ini, ungkap Kasat, berawal pada 28 September 2019 lalu. Saat itu, korban tertarik mengikuti arisan online dengan nama Arisan PENTA 5 jt LK02 Exclusive yang diadakan oleh pelaku. Korban kemudian membayar uang arisan Rp 6,6 juta ke rekening pelaku. Selanjutnya pada 30 Oktober dan 1 Desember 2019, korban kembali mentransfer uang sebesar Rp5,9 juta ke rekening pelaku. Pada 30 Desember 2019, korban mendapatkan arisan tersebut sebesar Rp35 juta.

Hingga Januari 2020, lanjut Rio, pelaku tidak pernah memberikan uang arisan kepada korban. Merasa tertipu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tanjungpinang.

“Korbannya diduga lebih dari satu orang, tapi banyak yang tidak melapor karena banyak yang berada di luar kota, “ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku menggunakan uang tersebut untuk melunasi utang-utangnya.

“Pelaku beralasan terlilit utang. Terkait ini masih kami dalami, “kata Rio.

Atas aksi penipuan tersebut, pelaku dijerat pasal 378 KUHP Tentang Penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

“Pelaku ditahan guna penyelidikan n lebih lanjut, “jelas Kasat. (odi)