Ratusan calon penumpang saat akan naik kapal tujuan Lingga di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Jum’at (27/3). F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Satu hari menjelang diberlakukanya lockdown oleh Pemkab Lingga, ratusan calon penumpang asal Lingga memadati Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Jumat (27/3).

Pantauan Batam Pos, terdapat puluhan calon penumpang yang kehabisan tiket dan menunggu kebijakan penambahan kapal.

Petugas Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Martawilaya mengakui terjadi lonjakan penumpang satu hari menjelang lockdown Kabupaten Lingga.

Walaupun terjadi lonjakan calon penumpang, pihaknya tetap mengisi kapal sesuai kapasitas kapal yang seharusnya.

“Memang hari ini ada lonjakan calon penumpang, karena besok di Lingga sudah melakukan lockdown, “kata Amartawilaya, Jum’at (27/3).

Dikatakan Martawilaya, lonjakan penumpang juga disebabkan banyaknya warga Lingga yang tinggal di Batam juga berangkat melalui Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Saat ini ada tiga kapal yang beroperasi ke Lingga yaitu Dumai Ekspres 3 membawa penumpang sebanyak 132 orang, Kapal MV Lintas Kepri membawa penumpang 180 orang dan MV Superjet membawa penumpang 168 orang.

“Total yang terangkut 471 orang, masing-masing kapal tetap membawa sesuai kapasitasnya, “ungkapnya.

 

Ratusan calon penumpang saat akan naik kapal tujuan Lingga di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Jum’at (27/3). F.Peri Irawan / Batam Pos

Kemudian saat ditanya untuk calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket, ia mengaku tidak bisa berbuat banyak, sebab hal itu tergantung kepada operator kapal apakah ada penambahan atau tidak.

“Ada puluhan penumpang yang tidak mendapatkan tiket, memang kita tidak naikan ke kapal, karena kita jalankan sesuai kapasitas. Jika jumlahnya mencapai ratusan mungkinan akan ada tambahan kapal, “sebutnya.

Sementara itu, salah seorang calon penumpang yang kehabisan tiket, Tari, 21 mengeluhkan pihak kapal yang tidak siap jika terjadi lonjakan penumpang sehingga berdampak pada calon penumpang yang akan mudik.

“Harusnya ada antisipasi sejak kemarin sebab pasti terjadi lonjakan penumpang karena ada kebijakan lockdown di Lingga,” ujarnya kesal.

Ia mengaku di hari biasa tidak pernah kehabisan tiket ke Lingga namun hari ini di luar dugaan ternyata banyak calon penumpang yang akan pulang ke Lingga.

“Sudah sampai di sini, eh malah habis tiketnya, biasanya tidak secepat ini, “tuturnya.

Ia berharap kepada pihak terkait segera mengambil tindakan seperti penambahan kapal untuk membawa penumpang yang kehabisan tiket.

“Semoga ada penambahan kapal nantinya, bukan saya saja, tapi masih banyak juga masyarakat yang lain bernasib sama dengan saya, “bebernya. (cr2)