Mobil water canon Brimob Polres Tanjungpinang sedang menyemprotkan disinfektan di ruas jalan D I Panjaitan Tanjungpinang, Selasa (31/3). F.Humas Polres Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Polres Tanjungpinang melakukan penyemprotan disinfektan di tujuh titik jalan yang terdapat di Tanjungpinang, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19).

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal menyampaikan penyemprotan itu serentak dilakukan se Indonesia, hingga tingkat daerah yang dilakukan Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang.

“Harapannya bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat di Tanjungpinang untuk bersama menjaga kebersihan agar terhindar dari penyebaran virus berbahaya ini, “kata Iqbal di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (31/3).

Ke tujuh titik jalan itu adalah seputaran jalan Gatot Subroto dan Jalan Rawasari, Seputaran Jalan DI Panjaitan dan Bintan Center, Seputaran Jalan Bandara dan Ganet, selanjutnya Seputaran Jalan Pemuda, Jalan Sei Jang, dan Jalan Pramuka.

“Serta seputaran Jalan Wiratno dan Jalan Soekarno Hatta, Jalan Bakar Batu, Jalan Mawar, Jalan Potong Lembu, Jalan Tembak, seputaran Jalan MT Haryono, dan Jalan Sultan Machmud, “paparnya.

Tidak hanya itu, Polres Tanjungpinang juga melakukan imbauan secara persuasif kepada masyarakat, jika hal itu tidak diikuti, pihak kepolisian kata Iqbal bisa saja melakukan diskresi atau upaya paksa.

“Jika masyarakat bandel, kami bisa lakukan secara paksa, “ujarnya.

Dikatakan Iqbal, masyarakat yang tidak bisa bekerjasama dengan baik dapat diberikan sanksi hukum, karena sudah ada undang-undang yang mengatur.

“Ancaman bisa hukum satu tahun penjara, “katanya.

Sementara itu Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan kepada masyarakat diimbau agar mematuhi segala peraturan yang disampaikan melalui surat edaran.

“Tidak membuat acara yang mengundang kerumunan, disiplin untuk tinggal di rumah, tidak kumpul di kedai kopi yang saat ini sudah menjadi kebiasaan, “ujar Syahrul.

Kata Syahrul, agar dapat maksimal dalam pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona di Tanjungpinang, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat, dibutuhkan disiplin masyarakat.

“Seperti ibu-ibu dapat menunda kegiatan arisannya, sama seperti Pemko juga sudah menunda berbagai kegiatan yang rencananya dilaksanakan pada April, “ujar Syahrul. (cr2)