Gubernur Kepri Non Aktif, Nurdin Basirun divonis hukuman empat tahun penjara oleh Majelis Hakim, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (9/4). F.Jailani / Batam Pos

PRO PINANG – Gubernur Kepri Non Aktif, Nurdin Basirun divonis hukuman empat tahun penjara oleh Majelis Hakim, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (9/4). Ia terbukti bersalah terlibat dalam suap izin pemanfaatan ruang laut dan gratifikasi jabatan. Selain itu, ia diwajibkan membayar denda Rp200 juta dan Uang Pengganti Rp4,2 miliar.

“Berdasarkan hasil keputusan sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Yanto terdakwa NBU divonis empat tahun penjara, “ujar Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri.

Gubernur Kepri Non Aktif, Nurdin Basirun divonis hukuman empat tahun penjara oleh Majelis Hakim, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (9/4). F.Jailani / Batam Pos

Dijelaskannya, sidang digelar secara online, Majelis Hakim di ruang sidang kusuma atmadja PN Jakpus, Penuntut Umum, Muh Asri Irawan dan kawan-kawan di ruang rapat penuntutan Gedung Merah Putih KPK dan Terdakwa yang didampingi tim PH di ruang merah putih lantai dasar Gedung Merah Putih KPK.

“Dalam perkara ini, terbukti dakwaan kesatu pertama pasal 12 ayat (1) a UU tipikor jo pasal 55 jo 64 KUHP dan dakwaan kedua pasal 12B UU tipikor,” tegasnya.

Gubernur Kepri Non Aktif, Nurdin Basirun divonis hukuman empat tahun penjara oleh Majelis Hakim, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (9/4). F.Jailani / Batam Pos

Adapun hal memberatkan adalah bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas korupsi dan tidak akui perbuatan tersebut. Sedangkan hal meringankan, berlaku sopan dan belum pernah dihukum. Dalam amar putusan tersebut, selain vonis empat tahun penjara, terdakwa didenda Rp200 juta, subsider 3 bulan.

“Selain itu terdakwa dikenakan uang pengganti RpRp4.228.500.000 atau subsider 6 bulan penjara, dan pencabutan hak politik 5 tahun,” tegasnya.

Gubernur Kepri Non Aktif, Nurdin Basirun divonis hukuman empat tahun penjara oleh Majelis Hakim, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (9/4). F.Jailani / Batam Pos

Lebih lanjut katanya, mengenai barang bukti
berbeda dengan amar barang bukti tuntutan yang mana bb uang yang ditemukan di rumah dinas terdakwa menurut majelis hakim dikembalikan sedangkan di tuntutan dirampas untuk negara. Sedangkan bb yang lain conform JPU. Atas putusan ini, JPU dan terdakwa masih pikir-pikir. (jpg)