Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin. F.Dokumen Barenlitbang Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Pemerintah Provinsi Kepri akan menggelar Musyarawah Rencana Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) Tahun Anggaran (TA) 2020 hari ini, Rabu (28/4). Kegiatan yang bertujuan menyaring saran dan masukan terkait rencana pembangunan TA 2021 mendatang tersebut, akan dibuka secara online melalui aplikasi Zoom Metting oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto.

“Karena tahapan yang harus kita lakasanakan, meskipun ditengah Pandemi Covid-19 ini, kegiatan pembukaan Musrenbangprov 2020 tetap akan kita gelar berbeda dari biasanya, yakni melalui sistem online,” ujar Kepala Bidang Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan, Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Arman, Selasa (28/4) di Tanjungpinang.

Menurut Arman, Pemprov Kepri sudah menentukan tema untuk rencana pembangunan 2021 mendatang, yakni “Perwujudan Kepulauan Riau sebagai Bunda Tanah Melayu yang Sejahtera, Berakhlak Mulia, Ramah Lingkungan dan Unggul di Bidang Maritim”. Dijelaskannya, merujuk dari tema tersebut, Pemprov Kepri fokus pada lima prioritas pembangunan daerah TA 2021.

Lebih lanjut katanya, kelima prioritas tersebut adalah pertama pemantapan Kepri sebagai Bunda Tanah Melayu. Kedua peningkatan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat. Ketiga pemerataan infrastruktur dan lingkungan yang berkualitas, dan keempat peningkatan keunggulan di bidang kemaritiman. Sedangkan yang kelima pemantapan tata kelola pemerintahan.

“Kita mengharapkan tentunya masukan-masukan strategis tentang rencana pembangunan sesuai dengan prioritas yang sudah ditetapkan. Maka dari itu, para pihak yang terlibat dalam pembahasan ini nanti bisa memberikan masukan yang dikirim lewat email yang sudah disediakan panitia [email protected], “jelasnya.

Masih kata Arman, setelah dibuka semua pihaknya bisa menyampaikan usulan rencana pembangunan. Adapun batas waktu penyampaian usulan tersebut paling lambat adalah 4 Mei 2020 pada pukul 16.00 WIB. Dipaparkannya, bagi memudahkan pelaksanaan Musrenbangprov online ini, pihaknya juga sudah menyediakan 14 orang Liaison Officer (LO) bagi peserta Musrenbangprov.

“Banyak pihak tentunya yang kita libatkan dalam kegiatan ini, seperti tokoh masyarakat Kepri diluar Jakarta, perguruan tinggi, DPR RI Perwakilan Kepri, DPD RI Perwakilan Kepri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, DPRD Kepri, Pemerintah Kabupaten/Kota, dan organisasi,” tutup Arman.

Belum lama ini, salah satu persoalan yang menjadi janji Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto adalah terkait penuntasan persoalan ketersediaan air dan pelayanan PDAM kepada masyarakat. Maka dari itu, ia meminta tempo pada 2021 ntuk mengatasi kebocoran pipa PDAM Tirta Kepri yang berada di badan jalan. Menurut Isdianto kebutuhan pengadaan jaringan baru tersebut akan dipertegas pada Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri 2020 mendatang.

“Tidak ada solusi lain untuk mengatasi kebocoran pipa yang berada di badan jalan. Jawabannya hanya dengan membangunan jaringan baru,” ujar Isdianto.

Ditegaskan Isdianto, meskipun ada anggaran bagi perbaikan jaringan tersebut, namun tidak maksimal. Maka daripada itu, kebutuhan secara menyeluruh akan dipertegas dalam pada Musrenbang 2020. Karena hasil pembahasan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan APBD Kepri 2021 mendatang. Karena kebutuhan untuk pengadaan jaringan baru cukup besar.

“Kita targetkan pengadaan jaringan baru untuk mengganti pipa PDAM yang berada di badan jalan tuntas dalam tiga tahun anggaran,” tegas Isdianto. (jpg)