Petugas Dishub Kota Tanjungpinang kembali merapikan flat barrier beton yang direbahkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, Senin (27/4) kemarin. F.Dishub Kota Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang akhirnya memasang flat barrier atau pembatas jalan yang terbuat dari beton di pertigaan jalan Wiratno menuju jembatan Dompak.

Pemasangan flat barrier beton itu dilakukan karena selama ini pembatas jalan yang terbuat dari bahan plastik yang diikat menggunakan kawat besi sering dirusak oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Kepala bidang (Kabid) lalu lintas jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto menjelaskan awalnya pembatas jalan yang dipasang Dishub berbahan plastik, tapi seting dirusak oleh masyarakat yang tidak bertanggungjawab, pihaknya mengganti dengan flat barrier beton.

Petugas Dishub Kota Tanjungpinang kembali merapikan flat barrier beton yang direbahkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, Senin (27/4) kemarin. F.Dishub Kota Tanjungpinang untuk Batam Pos

“Kami ganti dengan flat barrier beton, beratnya lebih dari 200 kg agar tidak bisa dirusak,”kata Teguh Selasa (28/4).

Namun flat barrier beton yang sangat berat tersebut setelah dipasang beberapa hari kembali dirusak, padahal untuk menggerakannya butuh tenaga tiga sampai empat orang.

“Setelah kami ganti pun masih dirusak, mungkin pelakunya sampai empat orang menggunakan linggis sepertinya,” ujar Teguh.

Teguh berharap kepada masyarakat sekitar ikut memantau dan menegur jika ada orang yang tidak bertanggungjawab merusak pembatas jalan itu, harus ada rasa memiliki bagi masyarakat untuk menjaga aset pemerintah itu.

Petugas Dishub Kota Tanjungpinang kembali merapikan flat barrier beton yang direbahkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, Senin (27/4) kemarin. F.Dishub Kota Tanjungpinang untuk Batam Pos

“Pembatas jalan itu dibuat untuk mengatur lalu lintas dipertigaan tersebut, untuk menghindari kecelakaan, jangan malah dirusak,” imbaunya.

Dikatakan Teguh, tindak lanjutnya jika masih dirusak pihaknya akan memasang kamera CCTv untuk memantau orang yang sering merusak pembatas jalan itu agar terlihat pihak yang merusaknya.

“Tindak lanjutnya seperti itu, akan kami ajukan pemasangan Closed Circuit Television (CCTv) jika masih dirusak,” tambahnya.(raw)