Pemko Tanjungpinang mengibarkan bendera setengah tiang sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. F.Istimewa

PRO PINANG – Berkenaan dengan wafatnya Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) pada Selasa (28/4) kemarin, Pemko Tanjungpinang mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama lembaga pemeritah dan swasta untuk ikut berkabung dengan mengibarkan bendera merah putih setengah tiang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari dalam maklumat dan imbauan menyampaikan saat ini Pemko Tanjungpinang menyampaikan masa berduka cita dan berkabung.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat intansi pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), BUMS, yang terdapat di Tanjungpinang untuk dapat mengibarkan bendera merah putih setengah tiang,” kata Teguh, Rabu (29/4).

Dalam imbauan tersebut Teguh menyampaikan, untuk jajaran Pemko Tanjungpinang agar menaikkan atau mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama satu minggu.

Sedangkan untuk masyarakat dapat menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari.

Comforta Hotel Tanjungpinang mengibarkan bendera setengah tiang sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul. F.Istimewa

“Pengibaran bendera untuk masa berkabung atas berpulangnya Bapak H Syahrul bin Jamaludin, Wali Kota Tanjungpinang terhitung sejak Rabu, 29 April 2020,” paparnya.

Kemudian makna dari pengibaran bendera merah putih setengah tiang juga sebagai isyarat memberi tahu kepada segenap lapisan masyarakat Kota Tanjungpinang, bahwa penyebaran corona (covid-19) di Kota Tanjungpinang bukan hal biasa dan telah memakan korban jiwa, saat ini virus tersebut masih ada di tengah masyarakat.

“Untuk itu kami harapkan segenap lapisan masyarakat dapat bersatu padu dengan cara tidak keluar rumah jika tidak sangat penting,” imbau Teguh.

Selanjutnya masyarakat diminta tidak berkumpul dan tidak melaksanakan kegiatan keramaian di suatu tempat, tidak berkerumun dalam suatu kelompok serta tetap disiplin memakai masker dan menjaga jarak antara satu dengan lainnya.

“Selalu mencuci tangan dengan sabun setiap selesai bersentuhan atau memegang suatu benda dan menjaga kebersihan lingkungan, “tambahnya. (raw)