Belasan unit mobil diamankan di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (20/5). F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Polres Tanjungpinang menyita barang bukti kejahatan berupa 12 unit mobil berbagai jenis. Belasan mobil tersebut diduga hasil penggelapan yang dilakukan oknum perwira Polres Bintan, Iptu HA di wilayah Tanjungpinang.

Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Agung Gima Sunarya membenarkan pihaknya menyita barang bukti penggelapan sebanyak 12 unit mobil berbagai merek. Saat ini, hasil kejahatan tersebut telah diamankan di Mapolres Tanjungpinang.

“Ini merupakan barang bukti kasus penggelapan yang melibatkan oknum perwira polisi. Kami menyita mobil dalam sepekan terakhir ini,” ungkap Agung di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (20/5).

Selanjutnya, kata Agung, pihaknya akan berkoordinasi dan menyerahkan belasan mobil sitaan ke penyidik Polda Kepri guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Ini hasil penyelidikan sementara kami. Tidak menutup kemungkinan, barang bukti akan bertambah,” ujarnya.

Selain belasan mobil, penyidik Polres Tanjungpinang juga menyita belasan surat dan dokumen kendaraan yang diduga palsu dari pemilik mobil.

“Tidak ada kendala dalam proses penyitaan. Pemilik mobil kooperatif,” kata Agung.

Sebelumnya diketahui, tim gabungan Polda Kepri, menangkap oknum polisi Iptu HA di lokasi persembunyiannya di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (17/5) lalu. Selain itu, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus penggelapan dan pemalsuan surat kendaraan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sebanyak 83 unit mobil berbagai merek diduga telah digelapkan oleh pelaku. Modus yang dilakukan pelaku dengan cara menawarkan mobil dari leasing atau showroom kepada calon pembeli. Kemudian pelaku memalsukan surat atau dokumen kendaraan tersebut. Perbuatan ini telah dilakukan empat pelaku selama lebih kurang tiga tahun. Pelaku dijerat pasal 372, 378 dan 263 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara. (odi)