Ilustrasi. Dok Jawapos.com

PRO PINANG – Sebanyak 1.850 narapidana (napi) di Kepri menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 2020. Dari jumlah tersebut, empat napi dinyatakan langsung bebas.

Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kepri Teguh Imanto, mengatakan napi atau warga binaan yang mendapat remisi khusus yakni napi yang tersebar di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Kepri. Besaran remisi yang diterima napi, mulai dari 15 hari sampai dengan dua bulan.

“Rinciannya terdiri 1844 dewasa dan 6 anak,” katanya.

Napi yang menerima remisi, terdiri dari napi tindak pidana umum, narkotika serta napi tindak pidana terorisme.

“Napi tindak pidana korupsi tak ada yang dapat remisi,” ujar Teguh.

Pemberian remisi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 99 tahun 2012 tentang perubahan kedua PP nomor 32 tahun 1999 tentang Syarat dan Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Untuk memperoleh remisi, napi harus berkelakuan baik selama menjalani proses hukum dan telah menjalani masa hukuman selama enam bulan.

Dengan diberikannya remisi, diharapkan semua napi yang menjalani proses hukum, menjadi lebih baik ke depannya. Bagi napi yang dinyatakan bebas, dapat diterima baik di tengah masyarakat dan tidak akan mengulangi perbuatan melawan hukum setelah kembali ke masyarakat. (odi)