PRO PINANG – Daftar pasien positif Covid-19 Provinsi Kepri yang dikonfirmasi positif, sembuh, dan meninggal terus bertambah per 28 Mei 2020. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan penambahan angka positif terjadi di Kota Batam, dan adanya klaster baru, yakni KM. Sabuk Nusantara seiring adanya dua kru kapal KM. Sabuk Nusantara 48 yang dikonfirmasi positif.

“Hari ini (kemarin,red) kabarnya baiknya, jumlah pasien yang dikonfirmasi sembuh bertambah 8 orang, yakni 7 di Kota Batam dan 1 di Kabupaten Karimun. Sehingga total pasien lokal yang dinyatakan sembuh sebanyak 68 orang dari 146 kasus lokal yang dikonfirmasi positif. Secara termasuk klaster Kelud yang sudah sembuh sebanyak 97 orang dari 177 positif,” ujar Tjetjep Yudiana, kemarin.

Dijelaskannya, untuk penambahan positif lokal sebanyak 1 kasus di Kota Batam atau kasus yang ke 110 di Kota Industri tersebut. Sedangkan dua kasus lainnya, adalah klaster baru, yakni KM. Sabuk Nusantara 48. Kemudian penambahan 1 kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal terjadi di Kota Batam. Korban tersebut menjadi yang ke 10 di Kota Batam atau yang ke 14 di Provinsi Kepri.

Masih kata Tjetjep, dari 66 kasus positif yang ada saat ini, sebanyak 27 orang dilakukan karantina terpisah. Kemudian 39 orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit, baik itu yang ada di Batam, RSKI Galang, dan Tanjungpinang. Lebih lanjut katanya, untuk sementara waktu ini, Kabupaten Karimun sudah nihil kasus disana. Namun demikian, masih ada 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menunggu hasil lab.

“Per hari ini (kemarin,red) PDP bertambah 7 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 158 orang. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 83 orang,” jelas Tjetjep yang merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut.

Dua Kru KM Sabuk Nusantara Positif Covid-19

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tanjungpinang, Rahma. F.Diskominfo Kota Tanjungpinang untuk Batam Pos

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tanjungpinang, Rahma mengatakan untuk kasus lokal tidak terjadi penambahan pada hari ini (kemarin,red). Namun ada ada klaster baru yang muncul di Tanjungpinang, yakni KM. Sabuk Nusantara 48 setelah dua kru kapal tersebut dikonfirmasi positif. Kedua kru tersebut adalah Mr, dan Yu, bukan merupakan warga Provinsi Kepri.

“Tim Gugus Tugas sudah dilakukan rapid tes pada tanggal 23 Mei 2020 pada 23 kru KM Sabuk Nusantara 48 dan 4 penumpang, dengan hasil 2 reaktif dan 25 non reaktif,” ujar Rahma dalam siaran persnya, kemarin.

Dijelaskannya, kru kapal yang reaktif langsung dikarantina di Rumah Singgah Provinsi Kepri. Kemudian dilakukan Swab hidung/tenggorokan pada taggal 24 dan 25 Mei 2020, hasil keluar tanggal 28 Mei 2020 dan hasil PCR keduanya dinyatakan Positif. Adapun rute pelayaran kapal KM Sabuk Nusantara 48 tersebut adalah dari Tanjungpinang – Tambelan – Selat Lampa (Natuna) – Sintete (Sambas) – Tambelan – Tanjungpinang – Lingga – Tanjungpinang.

Menurut Rahma, Tim Gerak Cepat (TGC) saat ini sedang melakukan pelacakan untuk mendalami riwayat yang bersangkutan dan memetakan serta melakukan pemeriksaan swab atau Rapid Test  terhadap para kontaknya termasuk para penumpang yang menggunakan jasa pelayaran KM Sabuk Nusantara 48, dalam upaya memutus rantai penularannya.

“Selain itu pada tanggal 29 Mei 2020 atau besok (hari ini,red) akan dilakukan pengambilan swab pada seluruh kruu KM Sabuk Nusantara 48 bersama dengan tim KKP Tanjungpinang,” jelasnya Rahma. (jpg)