Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Satreskrim Polres Tanjungpinang menghentikan penyelidikan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyeret nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjungpinang, Mohammad Apriyandi.

Kasat Reskrim AKP Rio Reza Parindra, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menghentikan penyelidikan. Korban yang juga istri terlapor yakni Wulan Andarani, telah mencabut laporan polisi.

“Benar, korban telah mencabut laporannya pada hari Minggu kemarin,” jelasnya.

Menurut Rio, kasus KDRT merupakan delik aduan. Jika korban telah mencabut laporan polisi dan berdamai, maka penyelidikan kasus bisa dihentikan.

“Kasusnya tak lanjut. Masuk delik aduan,” katanya.

Sebelumnya diketahui, oknum anggota DPRD Tanjungpinang, dilaporkan ke Mapolres Tanjungpinang, Selasa (26/5). Oknum inisial MA tersebut, diduga terlibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Menurut Laporan Polisi Nomor : LP – B/61/V/Kepri/SPK – Res Tpi, oknum dewan tersebut dilaporkan oleh istrinya yakni WA, 28. Dalam laporan polisi, kejadian KDRT terjadi di Jalan Sei Ladi Senggarang, Senin (25/5) malam. (odi)