Komplotan pencuri obat diamankan di Mapolres Tanjungpinang. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Tidak hanya beraksi di lima apotek Kimia Farma di Tanjungpinang, komplotan pencuri juga menggasak obat-obatan di Apotek di kawasan Batam, Bintan dan Medan. Selain itu, pelaku juga menguntil barang barang keperluan rumah tangga di sejumlah pusat perbelanjaan di Tanjungpinang.

Kasat Reskrim, AKP Rio Reza Parindra mengatakan sebelum beraksi, empat pelaku yakni Agus, Lukman, Angga dan Arfian, beraksi selama dua hari di Tanjungpinang. Sebelum beraksi, empat pelaku terlebih dahulu memantau situasi apotek incarannya. Melihat keadaan sepi, pelaku langsung beraksi.

“Mereka ini pencuri lintas Sumatera,” ungkap Rio di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (1/7).

Modus pencurian, kata Rio, dua pelaku awalnya berpura-pura bertanya mengenai obat obatan untuk mengalihkan perhatian karyawan Kimia Farma. Melihat karyawan lengah, dua pelaku lainnya beraksi mengambil puluhan obat obatan di apotek tersebut.

Pelaku sebelumnya telah menyediakan tas untuk menampung barang curian. Setelah berhasil membawa kabur ratusan bungkus obat, komplotan ini berencana menjual hasil curiannya di Batam.

“Aksi terakhir komplotan pencuri asal Batam ini terekam kamera pengintai,” jelasnya.

Perbuatan empat pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara.

“Pelaku ditahan guna proses hukum lebih lanjut,” kata Kasat.

Salah seorang pelaku yakni Lukman mengaku dia bersama komplotannya telah beraksi selama sebulan terakhir. Dia mengaku akan menjual dan mengedarkan obat-obatan tersebut di Batam.

“Pernah mencuri di Medan,” akunya.

Sebelumnya diketahui, Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polres Tanjungpinang, meringkus komplotan pencuri obat di pelabuhan Roro Tanjung Uban, Bintan, Selasa (30/6).

Saat penangkapan, polisi menyita barang bukti ratusan bungkus obat-obatan berbagai jenis serta satu unit kendaraan roda empat. (odi)