Kadisperkim Kota Tanjungpinang, Djasman. F.Peri Irawan / Batam Pos.

PRO PINANG – Rencana pemasangan meteran pada tiang listrik untuk lampu penerang jalan umum (PJU) oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Tanjungpinang akan kembali dibahas pada APBD Perubahan.

Meteran pada tiang listrik berfungsi untuk penghematan pembayaran, selama ini Disperkim harus membayar walaupun lampu tidak menyala, namun jika menggunakan meteran pada tiang listrik hanya membayar saat lampu menyala.

“Kemarin itu jika lampu PJU hidup di siang hari kita dan PLN sama-sama rugi,”kata Kadisperkim Kota Tanjungpinang, Djasman, Jum’at (10/7).

Lanjutnya mengatakan pemasangan meteran pada tiang listrik akan dibahas pada APBD Perubahan dan itu hanya untuk tiga ruas jalan sebab belum melihat secara keseluruhan karena rencana itu merupakan lanjutan dari pimpinan Disperkim sebelumnya.

“Namun pada APBD 2021, kami sudah siapkan 35 persen dari total 6.300 PJU akan dipasang meteran, dengan anggaran Rp 11 miliar,” ujarnya.

Selain pengehematan dengan meterisasi, kata Djasman perlu diikuti penghematan energi dengan penggunaan lampu LED (Light Emitting Diode) pada PJU. “kalau bisa semua yang dimeterisasi¬† kita pasang lampu LED,” kata Djasman.

Meterisasi tidak dipasang disetiap tiang listrik, namun pada tiang tertentu saja akan dilihat kembali saat meteran dipasang lampu PJU masih berfungsi dengan baik atau tidak.

“Kita lihat kekuatan daya meterisasi itu,” ujarnya.

Meterisasi itu akan dipantau nantinya oleh petugas dari Disperkim, ada penambahan petugas juga. Namun yang mencatat tetap dari pihak PLN. (raw)