Plt Gubernur Kepri, H Isdianto memfasilitasi pemulangkan 14 mahasiswa asal Kepri yang saat ini berkuliah di Universitas Al Azhar Mesir usai bertelepon dengan para mahasiswa, di Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Jumat (10/7). F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

PRO PINANG – Plt Gubernur Kepri, H Isdianto memfasilitasi pemulangkan 14 mahasiswa asal Kepri yang saat ini berkuliah di Universitas Al Azhar Mesir. Kepastian kepulangan itu setelah Isdianto berkomunikasi dengan para mahasiswa yang saat ini berada di Mesir.

“Insya Allah kita harapkan Lebaran Haji nanti mereka sudah berkumpul dengan keluarga di kampung halaman masing-masing,” harap Isdianto usai bertelepon dengan para mahasiswa, di Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Jumat (10/7).

Dalam komunikasi via telepon itu, Isdianto yang didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah juga bertanya kabar para mahasiswa tersebut. Isdianto pun mendoakan para mahasiswa terus diberi kesehatan dan cepat kembali ke Kepri.

“Saya tunggu kedatangannya. Nanti sampai kampung kita berbual-buallah,” kata adik kandung almarhum H Muhammad Sani ini.

Keempat belas mahasiswa itu semuanya sedang melanjutkan pendidikan di Universitas Al Azhar Mesir. Mereka adalah Irma Putri Sasikarani, Faza Rachmad Rayhan Firdaus, Vicky Magdarianti, Al Yunda Fadli, Mohammad Arif, Fariz Alfitra, Dzikri Muzbarizal, Syarifah Maimunh, Syafira Maizura, Khairun Najihah, Muhammad Fahmi Huwaidi, Egi Setiawan dan Muhammad Jundi Mas’ud.

Plt Gubernur Kepri, H Isdianto memfasilitasi pemulangkan 14 mahasiswa asal Kepri yang saat ini berkuliah di Universitas Al Azhar Mesir usai bertelepon dengan para mahasiswa, di Kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Jumat (10/7). F.Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

Egi Setiawan, salah seorang mahasiwa bersyukur dengan bantuan ini. Dana bantuan untuk kepulangan lamgsung dicairkan. Setelah sampai, menurut Egi mereka akan bertemu dan berdiskusi dengan Plt Gubernur.

“Beliau menunggu kami semua ketika sudah sampai di Kepri untuk bertemu. Insya Allah kami akan bertemu beliau ketika dua minggu setelah tiba di rumah,” lanjut Egi, mahasiswa asal Dabo Singkep ini.

Saat ini, kata Egi kegiatan belajar mengajar sudah terhenti sejak Maret lalu. Memang sekarang aktivitas belajar libur  apalagi ujian tidak ada dan diganti dengan membikin seperti makalah kuliah.

Egi dan teman-teman memohon doa dari masyarakat Kepri agar lancar kepulangan mereka hingga sampai ke rumah.

“Mohon doa mudah-mudahan perjalanan kami lancar sampai Kepri,” kata Egi melalui sambungan telepon. (cca)