Kadisdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto. F.Peri irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Upaya memecah penumpukan warga di masa pandemi Covid-19, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang salurkan KTP yang menumpuk melalui kelurahan.

Kadisdukcapil Kota Tanjungpinang, Irianto menjelaskan pada awal Juni 2020 saat pelayanan kembali dibuka, sebanyak 3.000 KTP yang sudah dicetak dikirim ke kelurahan. “Supaya masyarakat bisa ambil di sana, kita titipkan di kelurahan,” kata Irianto, Selasa (28/7).

Dijelaskan Irianto jika terlalu banyak KTP yang menumpuk di kantornya akan sulit memecah massa, terkadang masyarakat lupa sehingga tidak memperhatikan jarak saat mengambil KTP, sedangkan Tanjungpinang masih berada dalam masa pandemi Covid-19.

“Nanti banyak yang datang ke sini padahal kita statusnya masih waspada,” sebutnya.

Pada awal Juni 2020, sebanyak 6.000 KTP dicetak, banyak yang sudah mengambil dan sisanya dititipkan di kelurahan, dan saat ini diperkirakan sekitar 200 KTP yang sudah dicetak tapi belum diambil pemiliknya masih terletak di Kantor Disdukcapil. “Kalau yang antre untuk dicetak sekitar 500 KTP,” ujarnya.

Sementara itu untuk gangguan jaringan di Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang saat ini berangsur lancar, dalam satu hari sudah bisa mencatat 70 Kartu Keluarga (KK). Dalam hitungan menit saat ini sudah bisa tercetak.

“Dari delapan pelayanan yang lambat hanya proses tanda tangan digitalnya,” ungkapnya.(*/raw/jpg)