Salah satu titik parkir di Pasar Baru I Tanjungpinang. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir selama delapan bulan selama pandemi Covid-19 mewabah di Tanjungpinang, masih cukup tinggi.

Kadishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto menjelaskan terhitung Januari hingga Selasa (8/9) 2020, PAD dari retribusi parkir mencapai Rp 651 juta, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 pendapatan restibusi parkir mencapai Rp 734 juta.

”Perbedaannya tidak terlalu jauhlah, sekitar Rp 100 juta saja, karena kondisinya lagi Covid-19,” kata Bambang, Selasa (8/9).

Pada Januari 2020 pendapatan masih tinggi sekitar Rp 112 juta, Februari Rp 110 juta, Maret Rp 100 juta namun pada April, Mei dan Juni 2020 pendapatan jauh merosot, namun pada Juni dan Agustus pendapatan kembali naik.

Bambang mengakui dari capaian yang ada saat ini masih jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,3 miliar, namun pihaknya tetap optimis bisa maksimal walaupun dalam kondisi Covid-19.

”Perbandinganya tidak jauh padahal dalam kondisi Covid-19, kita yakin hasilnya bisa maksimal,”ujarnya.

Dengan penambahan 30 titik parkir baru, Bambang optimis bisa mendorong pendapatan retribusi parkir bisa lebih maksimal. Pada tahun 2019 hanya ada 140 titik parkir sementara 2020 terdapat 170 titik parkir.

”Dengan penambahan itu kami otomatis pendapatan juga naik,” sebutnya.

Selain itu juga dilakukan pengawasan lebih ketat kepada juru parkir sehingga ada peningkatan setoran.(*/raw/jpg)