Komisioner KPU Kepri, Priyo Handoko. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Nasib tiga bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri akan ditentukan tim medis pada 13 September 2020. Tim sendiri melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kepri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Provinsi Kepri.

Masing-masing kandidat sudah merampungkan proses Medical Check Up (MCU) di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. “Semua kandidat sudah melewati semua rangkaian pemeriksaan kesehatan. Baik itu psikotes atau kejiwaan maupun tes kesehatan lainnya yang dibutuhkan,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Priyo Handoko, Rabu (9/9) di Tanjungpinang.

Priyo yang membidangi Divisi Program dan Data KPU Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, untuk pengumuman hasil kesehatan bila tidak ada halangan disampaikan pihak rumah sakit ke KPU Kepri pada 12 September 2020 mendatang. Adapun hasil pemeriksaan kesehatan akan disampaikan pada masing-masing Bapaslon pada 13 September 2020.

”Hasil tes kesehatan bacalon ini tidak diumumkan secara detail kepada publik, karena itu bagian dari kode etik medis. Sebab itu termasuk rahasia pasien dan tim dokter rumah sakit,” jelasnya.

Menurut Priyo, surat dari tim kesehatan kepada KPU hanya menyatakan hasil pemeriksaan atau penilaian kesehatan calon, apakah calon tersebut memenuhi syarat atau tidak. Yakni, dalam artian calon tersebut dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani, serta bebas penyalahgunaan narkotika dan atau psikotropika.

Masih kata Priyo, apabila hasil pemeriksaan atau penilaian kesehatan calon atas nama tersebut menyatakan tidak memenuhi syarat. Berarti calon ini dinyatakan tidak memenuhi salah satu atau seluruhnya dari persyaratan mampu secara jasmani dan rohani, serta bebas penyalahgunaan narkotika dan atau psikotropika.

“Ketentuan lebih lanjut soal Bapaslon yang dinyatakan tidak lulus tes kesehatan juga sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU),” jelasnya lagi.

Seperti diketahui, tiga Bapaslon gubernur dan wakil gubernur Kepri sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Provinsi Kepri pada 4 September 2020 lalu. Ketiga pasangan tersebut adalah kandidat petahana Isdianto yang berpasangan dengan Suryani. Pasangan dikenal dengan sebutan Insani tersebut mendapatkan dukungan politik dari Partai Hanura, PKS dan Partai Demokrat dengan 13 kursi DPRD Kepri.

Kemudian adalah Bapaslon atas nama Ansar-Marlin (Aman) yang diusung Partai Golkar, Nasdem, PPP dan PAN dengan total sokongan kursi DPRD Kepri sebanyak 17 kursi. Sedangkan yang ketiga, yakni Soerya-Iman (SInergi) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra dan PKB dengan total 15 kursi DPRD Kepri.(*/jpg)