Petugas membagikan masker ke sejumlah penumpang di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. F.Humas Polres Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Pemko Tanjungpinang mensosialisasikan peraturan wali kota (Perwako) tentang sanksi pelanggaran protokol Covid-19 yang akan diterapkan di Tanjungpinang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi Perwako tentang sanksi administrasi pelanggaran protokol Covid-19 seperti tidak menggunakan masker kepada pihak kepolisian di Tanjungpinang.

“Kita sosialisasikan perwako yang akan ditandatangani hari ini, mungkin sudah ditandatangani ya,” kata Teguh di Polres Tanjungpinang, Senin (14/9).

Dikatakan Teguh, pada Senin (14/9) tim Operasi Yustisi hanya memberi sanksi lisan dan tertulis kepada pelanggar, selanjutnya jika kembali ditemukan akan diberi sanksi administrasi berupa denda.

Untuk masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah didenda Rp 50 ribu dan pelaku usaha yang tidak mengindahkan Perwako setelah diberi teguran tertulis dikenakan sanksi Rp 150 ribu.

“Sanksi terberat kepada pelaku usaha berupa pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Selama dua minggu ke depan, disampaikan Teguh akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat Tanjungpinang terkait pemberlakuan sanksi, setelah sosialisasi selesai sanksi mulai dijalankan.

“Dua minggu lagi baru kita berlakukan perwako yang ada sanksi,” sebutnya.

Dalam penertiban nantinya tidak hanya dari pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menertibkan, tapi bersama tim gabungan satuan tugas TNI dan Polisi. “Saat penertiban nantinya dibantu satuan tugas,” tambahnya.(*/jpg)