Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulaian Riau (Kepri), Sriwati. F.Istimewa

PRO PINANG – Lewat sidang pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri memutuskan kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, 9 Desember mendatang diikuti tiga pasangan calon. Pilkada Kepri kali ini menyajikan dua politikus ulung melawan satu birokrat yang merupakan kandidat petahana.

“Setelah mempelajari berkas pencalonan masing-masing calon dan didukung dengan hasil Medical Check Up (MCU), ada tiga paslon yang ditetapkan” ujar Ketua KPU Provinsi Kepri, Sriwati usai rapat pleno di Nite & Day Laguna Hotel, Tanjungpinang, Rabu (23/9).

Perempuan yang membidangi soal logistik Pilkada tersebut menegaskan, ketiga bakal pasangan calon (bapaslon) yang mendaftar beberapa waktu lalu dinyatakan memenuhi syarat formil untuk ditetapkan menjadi pasangan calon tetap. Sesuai dengan urutan pendaftaran, mereka adalah Ansar-Marlin (Aman) yang diusung Partai Golkar, Nasdem, PPP, dan PAN dengan total sokongan kursi DPRD Kepri sebanyak 17 kursi.

Pasangan kedua, kandidat petahana Isdianto yang berpasangan dengan Suryani. Pasangan dikenal dengan sebutan Insani tersebut mendapatkan dukungan politik dari Partai Hanura, PKS, dan Partai Demokrat dengan 13 kursi DPRD Kepri. Kemudian yang ketiga adalah nama Soerya Respationo-Iman (SInergi) yang diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, dan PKB dengan total 15 kursi DPRD Kepri.

“Hasil sidang pleno ini, langsung kami sampaikan ke masing-maasing kandidat melalui liason officer dan akan diteruskan ke setiap partai politik pengusung. Adapun tahapan selanjutnya adalah pencabutan nomor urut yang kita agendakan besok,” jelas Sriwati

Seperti diketahui, meskipun sudah malang melintang dipanggung birokrasi, namun di kancah politik, Gubernur Kepri, Isdianto baru berkecimpung. Bersatus sebagai kandidat petahana, ia harus berhadapan dengan dua politikus ulung yakni Soerya Respationo dan Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad baru melepaskan posisi Ketua DPD I Golkar Provinsi Kepri setelah tiga periode menakhodai partai berlambang pohon beringin tersebut. Sedangkan Soerya Respationo sampai saat ini masih menyandang status sebagai Ketua DPW PDI Perjuangan Provinsi Kepri. Berkaca dari fakta tersebut, Pilkada Kepri untuk mencari Gubernur Kepri V ini akan menjadi pertarungan dua politikus ulung lawan satu birokrat.(*/jpg)