Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal. F.Diskominfo Kota Tanjungpinang untuk Batam Pos

PRO PINANG – Tim pemburu jambret Polres Tanjungpinang meringkus seorang pelaku jambret di Jalan Agus Salim Tanjungpinang, Rabu (7/10). Pelaku yakni Deni, 31 terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas sebab berusaha melawan saat akan ditangkap petugas.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal menjelaskan sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu mengintai dan mengikuti korban. Setelah tiba di tempat sepi, pelaku langsung merampas barang bawaan korban. Pelaku lalu kabur meninggalkan korban yang terluka parah.

”Pelaku ini residivis, bekerja sebagai OB (office boy),” jelas Iqbal di Mapolres Tanjungpinang.

Hasil kejahatan digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Pelaku juga menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli narkotika.

”Kami juga menyelidiki apakah pelaku terlibat dalam peredaran narkoba,” terang Iqbal.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara. ”Pelaku juga akan dikenakan hukuman tambahan karena berstatus residivis,” kata Kapolres.

Di tempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra mengungkapkan pelaku merupakan spesialis jambret. Pelaku telah beraksi sebanyak tujuh kali di sejumlah kawasan di Tanjungpinang.

”Dalam satu bulan, ada tujuh TKP (Tempat Kejadian Perkara). Pelaku juga pernah beraksi di Karimun,” jelasnya.

Saat penangkapan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan seperti tas berisi dokumen penting milik korban, tiga unit ponsel, dompet serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk beraksi.

”Kami masih melakukan penyelidikan, terkait pelaku lainnya,” kata Rio.

Sebelumnya diketahui, jambret sadis kembali beraksi di Tanjungpinang, Senin (5/10). Seorang perempuan muda yakni Arina dilaporkan menjadi korbannya. Aksi kejahatan jalanan tersebut terjadi di Jalan Cempedak sekitar pukul 18.00 WIB.

Awalnya, pelaku mengikuti korban. Tiba di jalan yang sepi, pelaku mendekati korban lalu menarik tas sandang milik korban lalu melarikan diri. Akibatnya korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya. Korban mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (*/odi/jpg)