Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra. F.Yusnadi Nazar / Batam Pos

PRO PINANG – Polres Tanjungpinang mengamankan 12 siswa yang diduga melakukan pelemparan batu dan perusakan pos jaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Jumat (9/10).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra mengatakan aksi perusakan yang dilakukan oleh 12 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Tanjungpinang ini, terekam kamera pengintai di Kantor DPRD Kepri.

”Mereka menggunakan enam motor sambil melempar batu ke pos jaga lalu kabur,” terang Rio, Sabtu (10/10).

Adapun motif dan alasan siswa melakukan perusakan karena terbawa suasana aksi unjuk rasa mahasiswa tolak Omnibus Law Cipta Kerja yang berlangsung sehari sebelum perusakan.

Tindakan tersebut sangat disayangkan, sebab menimbulkan kerugian pihak DPRD Kepri. ”Mereka terbawa suasana saja, tidak ada diperintah oleh oknum lain,” jelas Rio.

Setelah diperiksa, 12 siswa diberikan teguran dan pembinaan oleh polisi agar tidak mengulangi perbuatan yang sama ke depannya. ”Mereka sudah dipulangkan dan berjanji tidak akan berbuat hal yang sama kembali,” kata Kasat. (*/odi/jpg)