Kantor Kejaksaan Negeri Tanjungpinang. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menjebloskan terpidana kasus pungutan liar (Pungli) yakni Januar ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tanjungpinang, Rabu (14/10). Terpidana secara sah dan meyakinkan telah terbukti bersalah melakukan tindakan pidana korupsi.

Kepala Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tanjungpinang, Aditya Rakatama mengatakan eksekusi terhadap pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjungpinang ini, berdasarkan putusan Mahkamah Agung No. 798K/Pid.Sus/2019 tanggal 10 Juni 2019.

Putusan Kasasi, kata Aditya, menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru No.8/Pid.sus-TPK/2018 tanggal 5 September 2018. Putusan Pengadilan Tinggi tersebut juga menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang No. 10/Pid.Sus TPK/2017/PN.TPg tanggal 22 Februari 2018.

”Terdakwa dipidana 8 bulan penjara dan denda Rp 20 juta subsider 2 bulan penjara,” jelas Aditya, Kamis (15/10).

Sebelumnya diketahui, terdakwa kasus pungli pengurusan sertifikat tanah, Januar divonis hukuman 8 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang pada Februari 2018 silam. Terdakwa terbukti bersalah melakukan pungli saat menjabat Plh Kasi Pengukuran dan Pemetaan di BPN Tanjungpinang.

Terdakwa terbukti melanggar pasal 12 huruf e junto pasal 12 huruf a UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(*/odi/jpg)