Wali Kota Tanjungpinang, Rahma. F.Peri Irawan / Batam Pos

PRO PINANG – Pemko Tanjungpinang kembali umumkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 47 pasien yang terdiri dari 20 laki-laki dan 27 perempuan. Penambahan itu sebagian besar terpapar akibat kontak erat dengan kasus sebelumnya. Total kasus Covid-19 di Tanjungpinang menjadi 450 kasus.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyampaikan kasus 404, Ba, 75 tahun diumumkan sudah meninggal dunia, kemudian kasus 405 hingga 414 merupakan kasus yang terpapar satu pasien yang sama yaitu kasus 347.

“10 pasien itu berdomisili di Melaku Kota Piring (MKP) dan delapan diantaranya diisolasi di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP),” Kata Rahma, Selasa (27/10).

Kemudian kasus 415, Ju, 27 tahun dan kasus 416, LA, 27 tahun keduanya sempat kontak erat dengan kasus 350, kasus 417, Su, 44 tahun kontak erat dengan kasus 344, kasus 418, TI, 37 tahun, kontak erat dengan kasus 417, kasus 419, Ri 45 tahun dan kasus 420, JR, 45 tahun kontak erat dengan kasus 417 dan kasus 421, RG, 14 tahun.

“Empat pasien itu juga diisolasi di LPMP, “ ujarnya.

Selanjutnya sembilan pasien kasus 422 hingga 430 merupakan warga Tanjungpinang Barat yang tidak memiliki gejala dan riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi, saat ini pasien tersebut sedang menjalani isolasi mandiri.

“Sedangkan kasus 431, Ry, 61 tahun terpapar dari kasus 345 dan kasus 432, SR, 40 tahun kontak erat dengan kasus 431, keduanya warga Bukit Cermin diisolasi di RSUD Tanjungpinang,” ujarnya.

Sementara kasus 434, HK, 35 tahun, kasus, 345,ES 35 tahun kontak erat dengan kasus 350, kasus 436, El, 34 tahun dan kasus 347, Hr, 36 tahun keduanya terpapar oleh kasus 342. “Kasus 438, Zk, 41 tahun, kasus 439, AZ, 13 tahun dan kasus 440, AD anak usia 5 tahun, ketiganya kontak erat dengan kasus 345,” sebut Rahma.(*/raw/jpg)