Ilustrasi

PRO PINANG – Oknum polisi yakni Ruli Helmi mengaku menggunakan sabu guna menambah stamina saat bekerja di malam hari. Hal tersebut diakui Ruli dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (10/11).

”Pakai sabu sejak awal tahun 2018 yang mulia,” katanya kepada majelis hakim.

Ruli juga mengaku menggunakan sabu dengan dua rekannya yakni Rio Octavianda dan Syaiful Tuhumuri sebanyak dua hingga tiga kali, sebelum ketiga terdakwa diciduk petugas Polda Kepri.

”Saya pakai tak tentu yang mulia. Ada beberapa hari dalam seminggu pakai sabu,” akunya.

Sementara itu, Rio dan Syaiful mengaku mendapat sabu atas perintah rekannya yang saat ini mendekam di Lapas Narkotika Tanjungpinang yakni Helmi Vinatra melalui sambungan telepon.

Dua terdakwa lalu menjemput sabu di Pulau Sugi di biayai oleh Lomaden DPO yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). ”Kami diberi imbalan Rp 3 juta dibagi dua untuk menjemput sabu,” kata Rio.

Sebelumnya diketahui, petugas Polda Kepri meringkus tiga terdakwa di Gang Tempinis Tanjungpinang jalan Basuki Rahmat Tanjungpinang pada Juni 2020 lalu. Saat penggeledahan, petugas menyita sabu seberat 394 gram dan 28 butir pil ekstasi. (*/odi/jpg)