Petugas melakukan pendataan warga yang terjaring razia karena melanggar protokol kesehatan baru-baru ini. (foto:peri irawan/batampos)

PRO PINANG – Empat hari razia penerapan Peraturan Wali Kota (Perwako) nomor 44 Tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan dengan sanksi denda atau sanksi sosial. Hasilnya paling banyak terjaring adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Hantoni mengatakan razia yang dilakukan tim yustisi dalam menerapkan Perwako sudah menjaring banyak pelanggar sehingga terkumpul uang denda sekitar Rp 3 juta.

”Masih kita lakukan razia, tadi malam masih kita lakukan razia yang sama,” kata Hantoni, Kamis (19/11).

Selama sosialisasi dilakukan sebelumnya ada sanksi teguran dan tertulis masih banyak warga yang belum mengerti bagaimana penggunaan masker sesuai protokol kesehatan, hal itu terlihat saat razia yang banyak terjaring.

”Ada yang tidak menggunakan masker, kadang bawa masker tapi disimpan dalam saku,” ujar Hantoni.

Yang paling banyak terjaring razia adalah para pengendara sepeda motor. Saat terjaring terkadang hanya menutup muka dengan kaca helem, sedangkan pengendara roda empat rata-rata tidak menggunakan masker karena beranggapan di dalam mobil tidak perlu menggunakan masker.

”Padahal dalam Perwako dijelaskan apabila beraktivitas keluar rumah wajib menggunakan masker,” ungkapnya

Saat ini razia masih dilakukan pada titik lokasi yang dianggap banyak melanggar, namun kedepannya akan dilakukan secara acak, sehingga dapat diakumulasikan daerah mana yang paling banyak melanggar.

”Denda Rp 3 juta itu perorangan saja, karena kami belum mendatangi pelaku usaha,” ujarnya.

Sedangkan waktu untuk razia ke tempat pelaku usaha, pihaknya tidak bisa menyampaikan karena jika waktunya diketahui pelaku usaha yang selama ini tidak menjalankan protokol kesehatan, bisa mempersiapkan kembali.

”Sehingga protokol kesehatan itu disiapkan seolah-olah karena razia, bukan atas kesadaran. Padahal seharusnya menerapkan kebiasaan 3 M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tambahnya. (*/raw/jpg)